Matrasit

Salam kenal... Namaku Ahmad Rasyid (nama pena) atau Matrasit, terlahir di Sumenep pada tanggal 6 Mei 1967. Mulai Maret 1988 berprofesi guru di Kabupaten ...

Selengkapnya
SANTRI, AYO JADI SOLUSI !

SANTRI, AYO JADI SOLUSI !

SANTRI, AYO JADI SOLUSI !
(Bagian 01)

Judul reportase ini merupakan tema sarasehan yang diusung oleh Forum Komunikasi Mahasiswa Alumni Pondok Pesantren Matholiul Anwar Pangarangan Sumenep, disingkat dengan F-KAMMAI. Tema tersebut menjadi sangat penting untuk menggugah dan mengunggah kembali memori yang sempat nyaris tenggelam dalam catatan sejarah. Bila kilas balik, Indonesia menjadi bangsa yang merdeka dan berdaulat atas jasa besar kaum santri bersama elemen bangsa lainnya.

Di tengah hiruk pikuk dan panas bara politik yang yang menumbuhkembangkan rasa kegalauan dan carut-marutnya segi-segi kebangsaan semestinya segera ada tindakan solutif. Maka sangat dibanggakan sekaligus diharapkan peran serta aktif kaum santri sebagaimana para pendahulunya dalam memediasi usaha-usaha perdamaian di antara kubu cebong dan kubu kampret. Bukan sebaliknya, malah menjadi bagian dari biang kerok dan tambah rumitnya masalah kebangsaan.

Santri, sebagai elemen bangsa, yang menurut Gus Mus adalah siapapun yang memiliki dasar ilmu keagamaan yang kuat, peduli berbagi kebaikan terhadap sesama, dan menjunjung tinggi budi pekerti yang santun. Kepedulian dapat dilihat dari motivasi jerit tangisnya untuk kepentingan sesama anak bangsa dan pembelaan kuat tegaknya negara. Dengan demikian, santri harus memiliki kompetensi kepribadian, sosial, dan profesional dalam pencarian solusi tentang bagaimana bangsa Indonesia yang galau kembali memformat diri sebagai bangsa yang beradab, cinta damai, dan mengikat erat tali persaudaraan sesama anak bangsa.

Sarasehan tersebut dilaksanakan pada hari Senin, 10 Juni 2019 atau 6 Syawal 1440 H. Momen tersebut sekaligus dijadikan sebagai ajang berhalal bil halal sesama alumni, khususnya yang masih berstatus sebagai mahasiswa aktif. Walaupun pesertanya juga ada yang masih santri aktif. Kegiatan sarasehan bertempat di aula Graha Kemahasiswaan STKIP PGRI Sumenep. Walaupun jumlah peserta tidak terlalu banyak, namun mengibarkan antusiasme yang cukup tinggi.

Dalam agenda sarasehan, sukses tidaknya juga berada di tangan seorang moderator. Oleh sebab itu panitia menunjuk Ustadz Ridwan, seorang akademisi Kampus STKIP PGRI Sumenep yang masih memiliki hubungan moral dengan Pondok Pesantren Mathaliul Anwar.

Adapun pemateri sarasehan Santri, Ayo Jadi Solusi ada dua orang, yaitu:

Pemateri pertama, Kiai Kuswaidi Syafi'i, yang akrab dipanggil Cak Kus. Ia seorang pengasuh Pondok Pesantren Maulana Rumi Jogjakarta, namun berasal dari Bluto, Sumenep dengan mengusung subtema: Integrasi Jiwa (Al-Nafs), Budi, Hati dengan Semangat Berbangsa dan Bernegara.

Pemateri kedua, Dr. Fathurrosyid, M.Th,I. Ia seorang dosen STIKA Guluk-Guluk, dengan spesialisasi Ilmu Alquran dan tafsir. Subtema pembahasannya: Menjadi Santri Di Era Melenial Dengan meningkatkan Life Skill dan Kreatifitas Berdakwah

Jadi kedua pemateri sama-sama berasal dari kota Sumenep walaupun salah satunya sesudah hijrah dan bermukim di luar pulau Madura.

@hmad Rasyid
#sekretaris_ikama
#Sumenep,10 Juni 2019,


DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali