Matrasit

Salam kenal... Namaku Ahmad Rasyid (nama pena) atau Matrasit, terlahir di Sumenep pada tanggal 6 Mei 1967. Mulai Maret 1988 berprofesi guru di Kabupaten ...

Selengkapnya
UPACARA BENDERA, TAK PERLU AMANAT PEMBINA UPACARA ?

UPACARA BENDERA, TAK PERLU AMANAT PEMBINA UPACARA ?

UPACARA BENDERA, TAK PERLU AMANAT PEMBINA UPACARA ?

Alhamdulillah, puji syukur keharibaan Tuhan yang Maha Agung, yaitu Allah yang telah memberikan rahmat berupa kemerdekaan terhadap bangsa dan negara Indonesia sejak Jumat tanggal 17 Agustus 1945. Seluruh bangsa Indonesia pada hari ini 17 Agustus 2019 demikian hikmah merayakannya di setiap penjuru Nusantara dengan ditandai pelaksanaan Upacara Bendera Sang Saka Merah Putih di pagi hari.

Demikian di Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep Upacara Bendera memperingati HUT RI ke-74 dilaksanakan di lapangan sepak bola Sawunggaling jam 07.00 pagi yang dipimpin oleh Pembina Upacara Camat Pasongsongan. Upacara bendera diikuti oleh ASN dan tenaga honorer di lembaga-lembaga pemerintahan, Dharma wanita dan kader PKK, para siswa, para kepala desa dan pamong, serta tokoh masyarakat yang berdomisili di Kecamatan Pasongsongan.

Untuk Tata Upacara Bendera selain acara persiapan, terdapat acara pokok dalam pelaksanaan upacara yang susunan acaranya sebagaimana berikut ini.

1. Pembina (Inspektur) Upacara memasuki lapangan Upacara

2. Penghormatan umum kepada Pembina Upacara

3. Laporan Pemimpin (Komandan) Upacara

4. Penaikan bendera merah putih diiringi lagu Indonesia Raya

5. Mengheningkan cipta

6. Pembacaan teks Pancasila

7. Pembacaan teks Pembukaan UUD 1945

8. Amanat Pembina Upacara

9. Menyanyikan lagu wajib nasional

10. Pembacaan doa

11. Laporan Pemimpin Upacara

12. Penghormatan umum kepada Pembina Upacara

13. Pembina Upacara meninggalkan lapangan Upacara

Susunan pokok acara pelaksanaan upacara bendera HUT RI ke-74 tahun 2019 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 85667/A.A6.2/TU/2019 yang dapat diunduh di laman resmi Kemendikbud tentang juknis pelaksanaan upacara bendera di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dan dapat menjadi pedoman dalam pelaksanaan upacara bendera, khususnya dalam memperingati HUT RI ke-74 tahun 2019 ini.

Namun dalam pelaksanaan upacara di lapangan Sawunggaling Pasongsongan tahun 2019 ini terdapat sedikit perbedaan dalam acara pokok pelaksanaan upacara yaitu pada susunan acara yang dibacakan oleh pembawa acara tidak terdapat AMANAT PEMBINA UPACARA. Sebab itulah ada di antara peserta upacara kemudian saling menanyakannya, apakah memang ada perubahan dalam acara pokok upacara bendera tersebut. _(Kalau memang ada perubahan tentu akan menguntungkan peserta sebab tidak pakai lama, hehehe)_

Andaikan hal di atas merupakan suatu kesalahan walaupun tidak dengan unsur kesengajaan sangatlah perlu adanya konfirmasi untuk meluruskan dan mengadakan pembenahan. Namun, apabila memang ada perubahan yang belum diketahui oleh peserta perlu adanya sosialisasi tentang pelaksanaan upacara bendera perubahan tersebut.

Hal tersebut sangat penting untuk diketahui bersama terutama oleh praktisi pendidikan yang setiap hari Senin dari tingkat SD sampai SLTA terdapat Program Pengembangan Diri dalam kerangka pendidikan karakter siswa melalui kegiatan upacara bendera di sekolah. Di dalamnya terdapat mata acara AMANAT PEMBINA UPACARA.

Tujuan pokok diadakannya upacara, selain untuk fungsi membina kedisiplinan dan rasa tanggung jawab; menumbuhkan jiwa patriotisme dan nasionalisme yaitu semangat cinta tanah air; juga merupakan ajang SILATURRAHIM yang di dalamnya penting terdapat pesan-pesan moral dan informasi penting yang berkaitan dengan keadaan kekinian.

DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-74 TAHUN 2019

JAYALAH INDONESIAKU !

BERSAMA KITA BISA !

#by. Ahmad Rasyid

#Pasongsongan, 17 Agustus 2019

#CatatanKecilKepalaSekolah

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali